Jiwaku rela berkorban tuk bahagiamu
Kau tanggung derita demi derita saat mengandungku
Dua tahun lamanya kau tumbuhkan dagingku dengan air susu kesucian.
Kau tanggung derita demi derita saat mengandungku
Dua tahun lamanya kau tumbuhkan dagingku dengan air susu kesucian.
Kau kokohkan tulangku dengan air susu ketabahan
Kau alirkan darahku dengan air susu kegigihan
Kau hidupkan harapanku dengan keteguhan imanmu
Kau bangun masa depanku dengan untai doamu
Kau alirkan darahku dengan air susu kegigihan
Kau hidupkan harapanku dengan keteguhan imanmu
Kau bangun masa depanku dengan untai doamu
Tuhan mengasihi setiap tetes airmatamu
Tuhan merahmati setiap jejak tapak kakimu
Tuhan mencatat kebaikan dalam tiap hembus nafasmu
Tuhan merahmati setiap jejak tapak kakimu
Tuhan mencatat kebaikan dalam tiap hembus nafasmu
Ibunda…..Tak pernah kau pedulikan nasib dirimu.
Kau jadikan tubuhmu benteng yang melindungi anakmu.
Ibunda
Tlah kau berikan hidupmu padaku
Kini, mudah bagiku mempersembahkan nyawa untukmu
Andai seluruh dunia berada dalam genggamanku
Kan kutumpahkan segala isinya di bawah tapak kakimu
Tlah kau berikan hidupmu padaku
Kini, mudah bagiku mempersembahkan nyawa untukmu
Andai seluruh dunia berada dalam genggamanku
Kan kutumpahkan segala isinya di bawah tapak kakimu
Ingin kutumpahkan air mataku
Dan bersimpuh di hadapanmu
Kurangkai kata maaf atas kekuranganku
Meski kuhidup berjuta tahun
Dan bersimpuh di hadapanmu
Kurangkai kata maaf atas kekuranganku
Meski kuhidup berjuta tahun
Namun, itu taakan mampu untuk membayar setetes air susu yang kau berikan padaku
di masa bayi ku
di masa bayi ku
Namun aku mampu untuk mengucapkan
Selamat Hari Ibu
Untuk mu Bunda


Tidak ada komentar:
Posting Komentar